W. Emersom Reck, Public Relations adalah kelanjutan
dari proses penetapan kebijaksanaan, penentuan pelayanan-pelayanan dan
sikap yang disesuaikan dengan kepentingan orang-orang atau golongan agar
orang atau lembaga itu memperoleh kepercayaan dan goodwill dari
mereka. Kedua, pelaksanaan kebijaksanaan, pelayanan dan sikap adalah
untuk menjamin adanya pengertian dan penghargaan yang sebaik-baiknya.
perencanaan untuk mempengaruhi pendapat menjadi karakter yang baik.
Termasuk ilmu kita kita berusaha mempengaruhi
orang lain agar sesuai dengan keinginan kita orang lain akan berpikiran seperti
apa yg kita pikirkan, jadi ada unsur komunikasi dua arah. Seorang pr harus bisa
mengalisa dan melakukan evaluasi.
fungsi manajemen mengevaluasi publik, merencanakan dan melakukan program aksi dalam rangka mendapatkan pemahaman dan penerimaan publik.
Tahapan Manajemen--> perencanaan, pengorganisasian, penyusun formasi, memimpin, pengawasan.
Peran manajemen PR dalam organisasi:
- Peran Interpersonal: hubungan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya.
- Peran Informasi: peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi.
- Peran Pengambil Keputusan: Peran Pengambil Keputusanperan dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain.
- Mengevaluasi sikap/opini.
Kegiatan PR--> membangun identitas, menghadapi krisis, mendukung kampanye sosial
Grunig dan Hunt, Public relations adalah manajemen komunikasi antara organisasi dengan publiknya.
Menurut Grunig dan Hunt
ada empat model PR yaitu:
1. Two way
communication symmetrical
Contohnya Lifeboy, karena di managemen Lifeboy melakukan komunikasi dua arah
dengan masyarakat, instansi tersebut tidak menutup diri atas pertanyaan
masyarakat atas semua hal tentang Lifeboy dan juga mereka melakukan riset bukan
hanya untuk kepentingan perusahaan dalam meningkatkan jumlah pembelian
masyarakat terhadap produk Lifeboy tetapi juga untuk kepentingan masyarakat
dengan mengadakan program cuci tangan yang bertujuan untuk meningkatkan
kesehatan masyarakat Indonesia.
2. Two way communication asymetrical
Contohnya pengantian minyak tanah ke gas yang dicanangkan pemerintah, di dalam
program ini pemerintah melakukan komunikasi dua arah dan tidak menutup diri
atas pertanyaan masyarakat juga komplainnya terhadap masalah bagaimana
penggunaan kompor gas yang memang sebagian besar masyarakat masih sangat asing
dalam menggunakan kompor gas dengan menerjunkan beberapa kelompok orang untuk
mendatangi rumah-rumah dan memberikan pengarahan cara menggunakan kompor gas
juga menerjunkan para teknisi untuk memperbaiki kompor gas yang rusak akibat
kesalahan penggunaan kompor gas tersebut. Dan program ini tidak didahului
dengan riset tentang penggunaan minyak tanah oleh masyarakat Indonesia, pemerintah
tidak melihat kepentingan masyarakat hanya kepentingan pemerintah saja agar
minyak di Indonesia tidak habis dan produksi gas bisa meningkat penjualannya.
3. One way communication asymetrical
Contohnya Adam air, saat terjadi kecelakan yang mengemparkan masyarakat
Indonesia dengan menghilangnya pesawat dalam kecelakaan tersebut. Pihak Adam
air seakan cuci tangan dan saling lempar kesana-kemari akan tanggung jawabnya
kepada penumpang. Seluruh kantor Adam air juga tutup. Sehingga masyarakat hanya
menebak-nebak saja apa yang terjadi di dalam managemen Adam air, tidak ada
komunikasi dua arah antara Adam air dan masyarakat. Adam air juga tidak
berusaha untuk meningkatkan hubungannya dengan masyarakat dengan membangun
citra yang baik demi kelangsungan hidup perusahanan.
4. One way communication symetrical
Contohnya penyakit misteri di Magelang. Pemerintah memang menangapi penyakit
misterius yang banyak menelan korban di daerah Magelang akan tetapi terlalu
tergesa-gesa menanggapinya yang menyebutkan bahwa tempe gembus penyebabnya,
tetapi hal itu dibantah oleh keluarga korban ataupun korban yang selamat.
Pemerintah memang berupaya untuk meningkatakan hubungannya antara instansi
dengan masyarakat agar pemerintah bisa membantu masyarakat untuk menemukan
penyakit apa yang sebenarnya terjadi juga membantu menanganinya, tetapi respon
dari masyarakat hingga kini tidak ditanggapi sehingga membuat komunkasi yang
terjadi hanya satu arah.